Larangan Menggunakan Handphone di Kelas

an-students-texting-01_t598

Dewasa ini, sebagian besar orang dari berbagai kelangan mulai dari orangtua, dewasa, remaja bahkan anak SD memiliki handphone yang pada mulanya hanya digunakan sebagai alat komunikasi sekarang sudah menjelma menjadi ponsel pintar ‘smartphone’ mengingat smartphone ini mampu memenuhi kebutuhan manusia mulai dari fungsinya untuk e-banking, online shop, dan lain sebagainya. Selain itu, smartphone juga dapat memuaskan keinginan penggunanya misalnya sekadar untuk hiburan yaitu bermain games, mendengarkan lagu, radio, menonton video, membaca e-book atau buku elektronik, komik, dan lain sebagainya.

Begitupun dalam dunia pendidikan, peran smartphone sangatlah besar khususnya bagi mahasiswa/i untuk menunjang pembelajaran misalnya dengan mencari referensi materi-materi, menerjemahkan bahasa asing, mendapatkan informasi-informasi terbaru seputar ilmu pengetahuan, dan lain sebagainya.

social-media-image

Tak hanya memiliki dampak positif, smartphone juga memiliki dampak negative kepada para mahasiswa/i yaitu membuat kecanduan atau pengguna akan merasa resah bila tidak menggunakan smartphone biasanya remaja sekarang ini menggunakan smartphone hanya pada media sosial seperti Instagram, Twitter, Facebook, S napchat, dll ataupun untuk instant messaging seperti BBM, Line, WhatsApp,  yang dilakukan selama berjam-jam. Hal ini pun yang kerap kali terjadi  di kelas, pada saat dosen menerangkan terdapat mahasiswa/i nya yang menunduk alias sedang asik dengan smartphone-nya masing-masing, biasanya mereka sedang melakukan hal-hal yang tidak relevan dengan materi yang sedang dibahas misalnya chatting, bermain media sosial ataupun games. Tentunya hal tersebut akan mengganggu proses belajar–mengajar yang menyebabkan apa yang disampaikan dosen tidak akan tersampaikan ke mereka.

Berdasarkan kejadian tersebut, kerap diberlakukan larangan menggunakan handphone di kelas selama proses belajar-mengajar. Tentunya itu menimbulkan pro dan kontra baik bagi mahasiswa/i maupun bagi dosen.

is-51

Adapun bila hal tersebut diberlakukan terdapat beberapa keuntungan seperti mahasiswa/i akan lebih fokus, lebih berkonsentrasi. Jika mereka menggunakan smartphone pada saat proses belajar-mengajar pastinya konsentrasi mereka akan terbagi-bagi, entah itu fokus pada notification yang muncul yaitu temannya mengomentari foto di instagram, chat dari teman, atau sebagainya. Terdapat pula satu aplikasi smartphone yang paling sering digunakan oleh mahasiswa/i adalah mesin pencari di mana akan memudahkan penggunanya untuk mencari sesuatu baik resep makanan, biografi seseorang, bahkan materi kuliah. Hal tersebut yang membuat mahasiswa/i sekarang ini ketergantungan dengan smartphone, bila diberikan suatu tugas mereka akan langsung mencari pada mesin pencari tersebut tanpa membacanya terlebih dahulu alias langsung copy-paste, perilaku tersebut menyebabkan mahasiswa/i malas untuk berpikir yang hanya menginginkan sesuatu yang instan, belum lagi jika mereka tidak membacanya terlebih dahulu, terdapat beberapa sumber yang materinya tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Maka dari itu, pada saat proses belajar-mengajar akan lebih baik jika ada larangan untuk menggunakan handphone agar meminimalisir gangguan-gangguan yang muncul yang dapat mengganggu proses belajar-mengajar.

textinginclass3

Terdapat pula yang pro terhadap larangan menggunakan handphone di kelas terdapat pula yang kontra. Berikut beberapa alasan mengapa larangan menggunakan handphone di kelas tidak bisa diberlakukan seperti gangguan yang muncul pada saat proses belajar-mengajar datangnya bukan hanya dari handphone saja tetapi bisa dari diri sendiri, orang lain, lingkungan, maupun dosen yang mengajar, maka jika diberlakukan larangan menggunakan handphone di kelas apakah proses belajar-mengajar akan menjadi efektif? Maka dari itu, untuk dapat mencapai tujuan yang efektif dalam belajar di kelas, kita perlu meminimalisir gangguan-gangguan lain bukan hanya dari handphone saja. Kemudian, bagaimana jika ada materi yang memerlukan banyak referensi, materi yang tidak dimengerti dan pada saat itu kita sedang berada pada posisi tidak ada buku pedoman untuk materi tersebut maka kita memerlukan handphone untuk tujuan mencari informasi seputar materi tersebut. Handphone digunakan sebagai alat komunikasi, untuk menyampaikan pesan, informasi, menjalin hubungan kekerabatan, dan lain sebagainya. Bagaimana jika terdapat situasi darurat di mana keluarga atau kerabat mencoba menghubungi kita tetapi karena diberlakukannya larangan menggunakan handphone di kelas pihak keluarga jadi tidak bisa menghubungi kita padahal masalah tersebut merupakan masalah yang penting dan darurat. Pastilah hal tersebut akan merugikan kita. Berdasarkan alasan-alasan yang sudah saya ungkapan, larangan menggunakan handphone di kelas sebaiknya tidak diberlakukan.

Berdasarkan hasil perdebatan yang saya lakukan sendiri(?), saya juga sudah melihat dua sisi dari penggunaan smartphone di kelas baik yang kontra dan pro dan menimbang-nimbang secara objektif saya lebih condong untuk memberlakukan larangan penggunaan handphone di kelas selama proses belajar-mengajar mengingat handphone adalah salah satu gangguan dalam proses belajar-mengajar yang dapat mengalihkan fokus perhatian mahasiswa/i dari yang seharusnya fokus memperhatikan apa yang disampaikan dosen menjadi asik sendiri, adapun gangguan-gangguan lain yang dapat menganggu proses belajar-mengajar. Menurut saya, dengan diberlakukan larangan menggunakan handphone di kelas akan meminimalisir gangguan-gangguan yang dapat mengganggu proses belajar-mengajar di kelas daripada tidak ada aturan sama sekali pastinya proses belajar-mengajar akan menjadi kurang efektif karena mahasiswa/i terlalu dibebaskan sehingga akan melunjak jika didiamkan begitu saja.

Selain itu, jika ada materi yang tidak dimengerti dan perlu dicari di mesin pencari seharusnya kita sudah mempersiapkan terlebih dahulu sebelum mata kuliah itu berlangsung sehingga kita juga dapat mencari referensi lain seperti di buku, jika tidak ada buku kita bisa mencari di perpustakaan, ataupun membelinya secara tidak langsung kita sudah membaca sekilas tentang materi yang akan dibahas dan pastinya kita akan lebih nyambung dan mengerti akan materi yang akan disampaikan.

Untuk masalah komunikasi dengan keluarga ataupun kerabat bila menyangkut masalah yang penting dan darurat, pasti bisa diiberikan toleransi oleh dosen yang bersangkutan walaupun diberlakukan larangan menggunakan handphone di kelas jika ada masalah yang darurat dan penting, maka akan aada pengeculian.

Jadi, berdasarkan opini-opini yang sudah saya jabarkan di atas saya mendukung larangan menggunakan handphone di kelas selama proses belajar-mengajar untuk diterapkan.

Sekian post saya kali ini, semoga bermanfaat. Mohon maaf bila ada kekurangan. Sampai jumpa pada post selanjutnya. Bye bye!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s